Rabu, 11 Mei 2011

Masih Perawan Walau Udah Janda 3x

Janda : “Hati-hati periksanya ya dok, saya masih perawan lho….!”
Dokter : “Lho? Katanya sudah kimpoi-cerai 3x, kok bisa masih perawan…?”
Janda : “Gini lho dok, eks suami saya yg pertama ternyata impoten.”
Dokter : “Oh gitu, tapi suami yg kedua ga impoten kan?’
Janda : “Betul dok, cuma dia maho , jadi saya ga diapa-apain dok”
Dokter : “Lalu suami ibu yg ke3 gak impoten dan bukan gay kan?”
Janda : “Betul dok, tapi ternyata dia orang partai politik”
Dokter : “Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu?”
Janda : “Dia cuma janji-janji saja dok, ga pernah direalisasikan!!!”
Dokter : “!@#$%^&”

Alat Kontrasepsi Baru

Di TK MELATI para ibu - ibu sedang asyik mengobrol saat anak-anak nya belajar dikelas..

"BU Endang KB nya pake apa bu...?"
"Pake KONDOM bu..."

"Kalau Bu NINIK bagaimana..?"

"saya Pake KB SUNTIK bu..."

"oh, bagus itu... Nah Kalo Bu Tini...?"
"Saya Pakai BANGKU bu...."

"Loh Kok Pakai BANGKU...?"
"Iya bu, Soalnya Suami saya kan PENDEK. Padahal dia kan klo ML suka nya posisi BERDIRI, ....Jadi ya terpaksa dia berdiri pakai BANGKU pendek.

"Lah terus apa Hubungannya KB dengan BANGKU....?"

"Yaaa klo suami saya sudah mau keluar , bangku nya saya tendang bu.....

Wanita dengan Kecoa Ini Perbedaannya

Perbedaan Wanita dengan Kecoa.

Kalo Kecoa : disemprot dulu,Kejang2,lalu telentang

Kalo Wanita : Telentang dulu,kejang2,baru disemprot

Selasa, 10 Mei 2011

50 juta Untuk Taruhan Megang Telur

Seorang wanita tua masuk ke Bank Indonesia (BI) dengan sekoper uang. Ia membujuk supaya dipertemukan dengan Gubernur BI. “Saya akan buka rekening. Uang yang akan saya simpan sangat-sangat besar,” katanya. Semula staf bank ragu, tapi akhirnya membawa wanita tua ini ke ruangan Gubernur BI.

Sang gubernur bertanya, berapa banyak uang yang akan disimpan. “Rp. 1 milyar,” jawab wanita itu sambil meletakkan koper uang di meja. Sang gubernur bank penasaran, “Maaf, ibu saya agak terkejut. Dari mana ibu dapatkan uang tunai sebanyak ini?”

“Saya menang tebak-tebakan!”
“Well, menebak macam apa, kok taruhannya besar sekali?” sang gubernur penasaran.
“Mau contoh? Saya yakin telur burungmu bentuknya kotak!”
“Hah…!” Gubernur BI tergelak. “Ini tebakan paling konyol yang pernah saya dengar. Anda tak mungkin menang dengan tebakan seperti itu,” ujarnya yakin.
“Ok, mau taruhan dengan saya?” tantang si wanita tua.
“Siapa takut?, ” jawab gubernur. “Saya bertaruh Rp. 50 juta, karena saya tahu telur saya tidak kotak!”
“Ok, ini menyangkut uang gedhe. Bisa saya ajak pengacara ke sini besok jam 10 pagi, sebagai saksi?” tanya wanita tua.
“Tentu saja,” ujar Gubernur BI mantap.
Malam harinya, ia gelisah. Ia lalu berdiri telanjang di depan cermin. Dia raba-raba telurnya, lalu bergerak ke kiri ke kanan berulang-ulang, memastikan telurnya tidak kotak. Sampai larut malam, akhirnya dia yakin telurnya benar-benar bulat, tidak kotak. Maka ia yakin besok bakal menang taruhan.

Tepat jam 10.00 pagi, wanita tua itu datang dengan pengacara ternama, Si Sitompul. Setelah memperkenalkan pengacara asal Batak itu, ia mengulang kesepakatan kemarin, “Rp. 50 juta untuk tebakan telur burungmu yang kotak?”, kata si Nenek. Gubernur BI pun setuju.

Setelahnya, wanita tua itu meminta presdir buka celananya supaya semua bisa melihat bentuk telurnya. Kontan, Gubernur BI komplain. Sayang ia tak bisa menolak. Wanita tua ini cuek saja meraih telur si gubernur dan meraba-rabanya.

“Yah, tak apalah. uang Rp. 50 juta tidak kecil. Biar ibu yakin telur saya tidak kotak.” ujar Gubernur BI deg-degan. Pada detik yang sama saat wanita tua itu meraba-raba telur presdir, pengacaranya Si Sitompul terlihat lemas sambil membentur-benturkan kepalanya ke dinding.

Gubernur BI bertanya, “Ada apa dengan pengacara itu?” Wanita tua ini menjawab kalem, “Ndak apa-apa. Saya cuman bertaruh dengannya Rp. 250 juta, bahwa jam 10.00 pagi ini saya bisa memegang telur presdir Bank Indonesia!”

Setelah Dibisiki Semut, Gajah Pingsan

Suatu hari seekor semut mendatangi seekor gajah dan kemudian sang semut membisiki sesuatu ke telinga si gajah.
Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh semut sang gajah tiba-tiba pingsan!!!
bingung

Ternyata semut tadi ngomong:

AKU HAMIL DAN KAU ADALAH BAPAKNYA

Di Borobudur Bule Beli Dodol

Cerita di borobudur magelang antara penjual dodol dan pembeli seorang bule :begini percakapannya:

mbok: monggo mister ngersaaken jenang(silahkan mister mau dodol ga)

Bule: ini namanya apa mbok?

mbok: niki jenang mister...

Bule: satu kilo berapa?

mbok: setunggal kilone sedoso ewu mister(satu kilonya 10rb)

Bule: kalo ini?(bule nunjuk dodol yang ada dinampan biru)

mbok: sami mister(sama mister)

Bule : sami sekilo berapa?

Mbok: sami sedoso ewu(sama sepuluh ribu)

Bule: kalo yang ini apa mbok?(bule nunjuk yang ada dibakul)

Mbok: sami mawon(sama saja)

Bule: sekilo berapa?

Mbok: sami mawon sedoso ewu( sama saja sepuluh ribu)

Bule: ya sudah saya minta jenangnya 1 kilo, saminya 1 kilo, dan sami mawonnya 1kilo juga dibungkus ya bu?

Mbok: nggih sekedap ditenggo mister(ya sebentar ditunggu ya mister)

pertanyaannya siapakah yang bloon dalam percakapan itu?

beli barang 1 doang cuma gara2 roaming bahasa jadi belinya 3

bacanya diperhatiin dulu ntar juga maksud dah

Senin, 09 Mei 2011

BOS TIDAK MAU MENAIKAN GAJI DENGAN ALASAN INI

Suatu pagi seorang
(P)egawai menghdp (A)tasannya (yg pelit, otoriter dan cerdas) utk menyampaikan segala uneg-unegnya dgn tujuan meminta kenaikan gaji. Atasannya kemudian tertawa, mempersilahkannya duduk & berkata,"Ha...ha...ha..., dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja utk perusahaan ini meskipun satu hari!
Masa sekarang mau minta naik gaji?"
Tentu saja sang pegawai sangat terkejut mendengar hal itu namun atasannya segera meneruskan.

A(atasan): "Coba katakan ada berapa hari dlm setahun?"
P(pegawai): "365 hari dan kadang-kadang 366 hari."

A: "Betul, sekarang ada berapa jam dlm sehari?"
P: "24 jam."

A: "Brp jam kamu bekerja dlm sehari?"
P: "Dari jam 08:00 s/d 16:00 jadi 8 jam sehari."

A: "Jd, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?"
P: "(mulai ngitung dalam hati... 8/24 jam = 1/3) Sepertiga!"

A: "Wah pinter kamu! Sekarang berapakah 1/3 dari 366 hari?"
P: "122 (1/3×366 = 122 hari)."

A: "Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?"
P: "Tidak, Pak!"

A: "Brp jumlah hari Sabtu dan Minggu dlm setahun?"
P: "52 hari Sabtu ditambah 52 hari Minggu = 104 hari."

A: "Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?"
P: "18 hari."

A: "Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap thn. Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yg tersisa itu brp hari yg tinggal?"
P: "6 hari."

A: "Di hari Idul Fitri dan Idul Adha apakah kamu bekerja?"
P: "Tidak, Pak!"

A: "Jadi sekarang berapa hari yg tersisa?"
P: "4 hari."

A: "Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?"
P: "Tidak, Pak!"

A: "Jd sekarang berapa hari yg tersisa?"
P: "2 hari."

A: "Sekarang sisa tersebut kurangi dengan Libur Waisak, Imlek, Nyepi, 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra' Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa Almasih, Proklamasi, berapa hari yg tersisa?"
P: "??? Gak ada sisa, Pak."

A: "Jd sekarang anda mau menuntut apa?

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...